Ada Rencana Allah diatas Rencana Makhluknya

Ada Rencana Allah diatas Rencana Makhluknya

Salah Seorang Penyair Berkata:

يدبّر المرء أمرا ثمّ يبرمه 🔅 حتما فتصرفه عنه المقادر

ليعلم المرء أن الأمر ليس له 🔅 وفوق تدبيره لله تدبير

“Seseorang akan merencanakan suatu hal, lalu ia yakin bahwa hal tersebut akan terlaksana 🔅 Namun, ternyata takdir tidak berjalan sesuai dengan rencananya

Hal tersebut supaya ia mengerti bahwa suatu perkara tidak dalam kekuasaannya 🔅 dan diatas rencanaya, ada rencana Allah Swt yang mengatur hal tersebut”

Sumber: https://t.me/fikhairsalaf dari kitab at-Tadzkir al-Mushtafa karya Al-Habib Abu Bakar Al-Attas bin Abdullah Al-Habsy

Ilmu Menyeru Kita untuk Mengamalkannya

Ilmu Menyeru Kita untuk Mengamalkannya

Salah Satu Petuah Arab Mengatakan:

العلم يهتفُ بالعمل، فان أجابه وإلا ارتحل

“Ilmu menyeru kita untuk mengamalkannya, maka jika kita tidak melaksanakan seruan tadi, ilmu tersebut akan hilang”

Salah satu cara yang paling ampuh untuk menghafalkan suatu ilmu agar tidak lupa dan hilang adalah dengan mengamalkannya.

Sumber: https://t.me/fikhairsalaf

Biografi Singkat Pengarang Kitab Ar-Risalah Al-Jamia’ah (Al-Habib Al-‘Allamah Ahmad bin Zain Al-Habsy)

Biografi Singkat Pengarang Kitab Ar-Risalah Al-Jamia’ah (Al-Habib Al-‘Allamah Ahmad bin Zain Al-Habsy)

📚 Biografi Singkat Pengarang Kitab Ar-Risalah Al-Jamia’ah (Al-Habib Al-‘Allamah Ahmad bin Zain Al-Habsy)

🗓 Pada awal-awal tahun 1069 H di kota Ghurfah (sebuah lembah di Hadramaut), lahir seorang bayi laki-laki yang kelak termasuk dari ulama dan tokoh besar Hadramaut secara khusus. Beliau adalah salah satu keturunan Rasulullah Saw melalui jalur al-Husainy (Sayyidina Husain bin Ali Ra), sebagaimana jalur nasab mayoritas Habaib (jamak dari habib (panggilan penghormatan untuk keturunan Rasulullah Saw)) di Hadramaut . Beliau adalah Al-Habib Al-‘Allamah Al-Mutawadhi’ Al-‘Arif Billah Ahmad bin Zain bin Alawy bin Ahmad ibn Muhammad bin Alawy bin Abu Bakar Al-Habsy ibn Ali bin Ahmad bin Muhammad (Asadullah) ibn Hasan bin Ali ibn al-Faqih al-Muqaddam Muhammad bin Ali bin Muhammad (shahib Mirbath) ibn Ali (Khali’ Qasam) ibn Alawy bin Muhammad bin Alawy (Shaib Sumal) ibn Ubaidullah (shahib al-‘Aradh) ibn Ahmad Al-Muhajir ibn Isa bin Muhammad bin Ali Al-‘Uraidhi ibn Jakfar As-Shadiq ibn Muhammad Al-Baqir ibn Ali Zainal ‘Abidin ibn Al-Imam Al-Husain As-Sibth ibn Al-Imam Ali bin Abi Thalib dan Fathimah Az-Zahra bint Rasulullah Saw.

Read More Read More

Kisah Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam Menolak Tawaran Gunung-Gunung akan Dijadikan Emas

Kisah Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam Menolak Tawaran Gunung-Gunung akan Dijadikan Emas

Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Rabbku telah menawarkandku gunung-gunung Makkah akan dijadikan emas. Aku berkata, “Ya Allah, aku lebih suka makan sehari dan lapar pada esok harinya. Jika aku lapar, aku dapat merengek-rengek kepada-Mu. Jika aku kenyang, aku dapat memuji-Mu dan mensyukuri nikmat-Mu.'” (H.R. Tirmidzi)

Faidah

Demikianlah kehidupan jiwa yang suci, yang namanya sering kita sebut, dan kita juga bangga menjadi umatnya. Untuk itu, kita seharusnya selalu mengikuti beliau dalam segala hal.

 

——-
Maulana Muhammad Zakariyya Al-Kandahlawi, Fadhail A’mal. Diterjemahkan oleh: Tim Penerjemah Kitab Fadhilah Amal Masjid Jami’ Kebon Jeruk Jakarta. Yogyakarta: Ash-Shaff.

Daur Ulang Air Mutanajjis

Daur Ulang Air Mutanajjis

Air merupakan kebutuhan pokok dalam kehidupan umat manusia, sedangkan pasokan air bersih yang layak  dikonsumsi sering kali kurang mencukupi kebutuhan, terutama pada musim kemarau. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, ada upaya mendaur ulang air mutanajjis (air yang terkena najis), untuk menjadi air yang layak dikonsumsi dengan rekayasa manusia, dengan proses kimiawi. Artinya atas rekayasa manusia secara kimiawi, air mutanajjis berubah menjadi air bersih dengan cara menghilangkan ciri-ciri mutanajjis air sebelumnya, yang mencakup warna, bau dan rasa.

Lalu apakah air mutanajjis yang telah berubah menjadi air bersih secara kimiawi dapat dihukumi thahir muthahhir?

Read More Read More

Dua Belas Perkara Dasar Adab Murid kepada Gurunya

Dua Belas Perkara Dasar Adab Murid kepada Gurunya

١٢ أَدَبُ المُتَعَلِّمَ مَعَ مُعَلِّمِه

12 perkara dasar adab murid kepada gurunya

 

١. اَنْ يَبْدَأَهُ بِالتَّحِيَّةِ وَ السَّلَامِ.

1. Hendaknya sang murid memulai terlebih dahulu sapaan dengan sapaan (yang agung) dan salam (kepada sang guru)

 

٢ . أَنْ يُقَلِّلَ الكَلَامَ بَيْنَ يَدَيْهِ اِلَّا لِضَرُورَةٍ.

2. Sedikit berbicara dihadapannya kecuali dalam keadaan darurat.

 

٣ . أَلَّا يَتَكَلَّمَ إِلَّا جَوَاباً عَلَى أُسْتَاذِهِ إِذَا سَأَلَهُ.

3. Tidak membicarakan (hal yg tidak pantas) kecuali jawaban atas apa yang ditanyakan oleh gurunya jika ditanya.

Read More Read More

Ramadhan Pasti Kembali, Insyaallah

Ramadhan Pasti Kembali, Insyaallah

قال الحبيب عبد الله بن علوي الحداد :
“لا تسكب الدمعات لرحيل رمضان ، فرمضان سيعود .
و لكن اسكب الدمعات خشية أن يعود رمضان و أنت راحل”

 

Telah berkata Hb Abdullah bin Alwi Alhaddad, “Janganlah engkau menangis atas kepergian romadhon, karena romadhon pasti akan kembali, akan tetapi menangislah engkau karena takut ketika romadhon kembali sedangkan engkau telah pergi ke alam kubur”

Rangkuman pesan singkat Habib Taufiq bin Abdul Qadir Assegaf di dalam Khotmul Qur’an malam 25

Rangkuman pesan singkat Habib Taufiq bin Abdul Qadir Assegaf di dalam Khotmul Qur’an malam 25

Nabi Muhammad SAW sangat menghargai ima Sayyidina Utsman bin Affan , bahkan beliau bersabda :

لكل نبي رفيق في الجنة ، و رفيقي فيها عثمان بن عفان ”

Setiap Nabi memeliki pendamping(teman akrab) di surga , dan pendampingku di dalam surga adalah Sayyidina Utsman bin Affan

– Sayyidina Ustman menjadi orang yang sangat dekat dengan Nabi Muhammad SAW , sehingga beliau di ambil mantu dua kali oleh Nabi Muhammad SAW

– Kita lihat bagaiman Nabi Muhammad SAW menghargai Sayyidina Utsman hingga beliau di nikahkan dua kali dengan Putri Nabi SAW , dan sungguh siapa orang yang menjadi menantu Nabi Muhammad SAW pastilah dia orang yang Soleh (mulia)

Read More Read More